Diberdayakan oleh Blogger.

Kebahagiaan ibu surga bagi anaknya

  IBU, terkadang kita lupa akan jasa seorang ibu yang telah merelakan waktu dan tenaganya untuk kita, ia rela kelaparan dan kedinginan asalkan kita tidak kelapan dan kedinginan, ya !!! Dialah seorang malaikat tak bersayap yang dititipkan Allah swt untuk menjaga kita sewaktu kita masi berada didunia sosok yang selalu sabar menghadapiku, senakal-nakalnya diriku ia tetap sabar untuk menuntunku, ketika aku mendapatkan masalah ia selalu menjadi penenangku, saat bimbang,sedih,senang dan dalam kondisi apapun ia tetap dengan senyuman manisnya.
 
   Disini saya sedikit menceritakan perjalanan seorang bayi sebelum dilahirkan kedunia .Untuk mengenang sosok seorang ibu yang senantiasa menyayangi,menjaga dan selalu meneteskan air mata didalam doa-doanya dan ketika kita meninggalkannya.

  Ketika seorang bayi siap dilahirkan kedunia ini. Menjelang bayi itu diturunkan ia bertanya kepada Tuhan ,

      " Kata para malaikat mengatakan  bahwa besok engkau akan mengirimku kedunia, Bagimana aku bisa hidup disana, saya terlalu kecil dan lemah ( " kata bayi tersebut ").
      “ TUHAN menjawab "Aku telah memilih satu malaikat untukmu, ia akan menjaga dan mengasihimu".
      “ Tetapi disurga yang aku lakukan cukup bernyanyi dan tertawa, ini cukup bagiku untuk merasa bahagia (" kata bayi tersebut ").
     “ TUHAN berkata “Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari, dan kamu akan merasakan kehangatan kasih sayangnya dan kamu akan merasakan lebih bahagia”.
     “ Dan apa yang dapat aku lakukan jika aku ingin berbicara kepada-Mu??”
(“ kata bayi tersebut “)
    “ TUHAN menjawab “Malaikatmu akan mengajarkanmu bagaimana cara kamu berdoa”.
    “ Aku dengar dibumi banyak orang jahat dan siapa yang akan menjagaku??”
(“ kata bayi tersebut “)
   “ TUHAN menjawab “Malaikatmu akan menjaga dan melindungimu dengan taruhan nyawa sekalipun”.
   “ Si bayi tetap bertanya “Tapi aku akan bersedih karena tidak melihat engkau lagi !!”.
   “ TUHAN dengan sabar menjawab “Malaikatmu akan menceritakan  kepadamu tentang aku, dan akan mengajarkanmu cara kamu kembali kepadaku  walau sebenarnya aku selalu ada disisimu”.

    Saat itu surge begitu sunyi dan sehingga suara dari bumi terdengar  dan sang bayi dengan suara lirihnya  bertanya “Tuhan seandainya aku diturunkan sekarang , bisakah engkau memberitahuku nama malaikat dirimahku nnti??” 
Tuhan menjawab “ Kamu dapat memanggilnya IBU !!.

   Kadang kita melupakan sosok ibu disaat kita sedang bahagia namun tidak begitu dengan ia. Coba kita ingat ketika kita masi kecil disaat ibu keluar rumah dan membelikan buah-buahan  yang ia dapat dari tetangga  walau sebenarnya ia belum sempat memakannya , namun sebaliknya ketika kita mendapatkan atau membeli sekantung buah kita tak pernah membawakannya jangankan membawakannya untuk mengingatnya pun kita jarang teringat ketika kita mendapat memakan makanan enak atau bepergian kesuatu tempat. Ketika kita sakit ia merawat dengan penuh kasih bahkan ia semalaman tidak tertidur  demi menjaga kita .
 Seharusnya kita sadar dan mengerti betapa mulianya sosok seorang ibu yang rela mempertaruhkan nyawanya sekalipun.

0 komentar:

Posting Komentar

 
2012 perjuangan seorang ibu | Blogger Templates for HostGator Coupon Code Sponsors: WooThemes Coupon Code, Rockable Press Discount Code