perjuangan seorang kakek dibulan ramadhan.
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Assalamu 'alaikum Wr. Wb
Alhamdulillah dibulan ramadhan tahun ini
ALLAH swt masi memberikan kita kesempatan untuk bisa berkumpul bersama keluarga
dan orang tua kita. Nikmat itu lah yang mesti kita syukuri karena banyak
saudara kita yang kurang beruntung tidak dapat berkumpul bersama keluarga
dikarenakan tuntutan kerja ataupun ketidak adanya keuangan.
Kali
ini saya ingin berbagi cerita tentang seorang kake tua yang berusaha mencari
anaknya yang sudah 3 tahun tidak pernah datang menjenguknya.
Tepat
jm 01:30 wib saya berangkat kerumah orang tua saya,,diperjalanan saya melihat
seorang kakek tua dipinggir jalan yang berusaha mencari ada orang yang mau memberikan
tumpangan. Dikarenakan tidak ada seorang pun yang mau berhenti saya pun coba
menghampiri dan bertanya kepada si kakek tersebut. Ternyata sikakek membutuhkan
tumpangan ingin pulang kerumahnya diperjalanan saya dan kakek sedikit
berbincang :
Saya : Memang kakek dari mana?
Kakek
: Habis dari rumah anak kakek.
Saya : Loh kenapa kakek yang kerumah
anak,,harusnya anak yang kerumah orang tuanya
Kakek
: Iya dek, anak kakek sudah 3 tahun ga pernah jenguk kakek padahal nenek sudah
sakit-sakitan dirumah.
Saya : Memang anak kakek ada berapa
bersaudara ?
Kakek
: 6 bersaudara tapi semua pergi merantau kekalimantan, lampung dan Sulawesi.
Saya : Yang lainpun ga pernah jenguk kakek?
Kakek
: Sehabis nikah sudah ga pernah lagi ada yang jenguk orang tua dirumah, nah yang dibabelan yang paling dekat tapi
kata tetangganya udah pindah kejakarta.
Saya : Trus kakek tinggal sama siapa dirumah?
Kakek
: Sama istri kakek ada.
Saya : saudara kakek tapi tinggal dideket rumah kakek?
Kakek
: ga de,,kakek juga orang ppendatang jadi saudara semua jauh-jauh.
Saya : tadi kakek kesini naik apa?
Kakek
: Jalan kaki atau naik truk-truk yang lewat aja dari rumah jam 3 pagi tadi.
Saya : Kakek udah makan?
Kakek
: Belum,,
Ahirnya saya ajak sikakek untuk makan dipinggiran
jalan,,selesainya makan saya pun berangkat kembali diperjalanan si kakek tidak
mau diantar sampai kerumahnya padahal saya ingin melihat sinenek yang kata
sikakek sedang sakit dirumah, kata si
kakek sudah banyak merepotkan biar saya jalan kaki aja, walau saya sudah memakasa untuk mengantarnya sampai kerumah tetapi sikakek tetap bilang sampai laut pakis saja,,ahirnya saya hanya bisa mengantarnya sampai lauk pakis. padahal jarak rumah
sikakek masi 3 jaman dari laut pakis ahirnya saya hanya bisa antar sampai laut
pakis dan memberinya sedikit uang untuk nenti dijalan itupun doanya duh udah ga
habis-habis.wkwkwkw
Ada perkataan sikakek
yang kena banget dihati,
kakek itu bilang : Kakek berharap banget anak kakek bisa pulang
kerumah sekedar liat orang tua masi ada atau sudah meninggal, kakek ga berharap
anak kakek bawa sesuatu kakek hanya mau
mereka menjenguk keadaan orang tua di rumah. Harapan kakek tahun depan semoga
salah 1 dari anak kakek bisa pulang kerumah meski ga tau kakek nantinya masi
ada atau sudah meninggal.
Sejenak saya berfikir gimana kalau nasib orang tua saya
seperti kakek tersebut, betapa durhakanya saya terhaddap orang tua. Harta bisa
dicari tetapi orang tua kalau sudah tidak ada tidak akan bisa dicari kemanapun.
Ayo kawan mulai saat ini luangkan sedikit waktu untuk bisa
berkumpul dengan keluarga dan orang tua sekedar berbagi kebahagiaan dan
kehangatan dalam keluarga,hormati orang tua karena kasi sayang orang tua itu
tidak terbatas dan tidak ada yang bisa menandingi ketulusan hati orang tua
terhadap anaknya.
Abu Hurairoh juga meriwayatkan, bahwa ada seorang lelaki menghadap
Rasulullah SAW. Untuk menayakan siapakah orang yang lebih patut dilakukan
persahabatan dengan baik? Maka jawab Rasulullah SAW. Ibumu. Kemudian ia pun
bertanya lagi : lalu siapa lagi? Jawab beliau tetap : Ibumu. Lalu ia bertanya
lagi: Lalu siapa lagi: Maka kali ini jawab beliau: Ayahmu” ( HR. Bukhari
dan Muslim – Riyadhush Shalihin 9/319 )
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Assalamu 'alaikum Wr. Wb
Alhamdulillah dibulan ramadhan tahun ini
ALLAH swt masi memberikan kita kesempatan untuk bisa berkumpul bersama keluarga
dan orang tua kita. Nikmat itu lah yang mesti kita syukuri karena banyak
saudara kita yang kurang beruntung tidak dapat berkumpul bersama keluarga
dikarenakan tuntutan kerja ataupun ketidak adanya keuangan.
Kali
ini saya ingin berbagi cerita tentang seorang kake tua yang berusaha mencari
anaknya yang sudah 3 tahun tidak pernah datang menjenguknya.
Tepat
jm 01:30 wib saya berangkat kerumah orang tua saya,,diperjalanan saya melihat
seorang kakek tua dipinggir jalan yang berusaha mencari ada orang yang mau memberikan
tumpangan. Dikarenakan tidak ada seorang pun yang mau berhenti saya pun coba
menghampiri dan bertanya kepada si kakek tersebut. Ternyata sikakek membutuhkan
tumpangan ingin pulang kerumahnya diperjalanan saya dan kakek sedikit
berbincang :
Saya : Memang kakek dari mana?
Kakek
: Habis dari rumah anak kakek.
Saya : Loh kenapa kakek yang kerumah
anak,,harusnya anak yang kerumah orang tuanya
Kakek
: Iya dek, anak kakek sudah 3 tahun ga pernah jenguk kakek padahal nenek sudah
sakit-sakitan dirumah.
Saya : Memang anak kakek ada berapa
bersaudara ?
Kakek
: 6 bersaudara tapi semua pergi merantau kekalimantan, lampung dan Sulawesi.
Saya : Yang lainpun ga pernah jenguk kakek?
Kakek
: Sehabis nikah sudah ga pernah lagi ada yang jenguk orang tua dirumah, nah yang dibabelan yang paling dekat tapi
kata tetangganya udah pindah kejakarta.
Saya : Trus kakek tinggal sama siapa dirumah?
Kakek
: Sama istri kakek ada.
Saya : saudara kakek tapi tinggal dideket rumah kakek?
Kakek
: ga de,,kakek juga orang ppendatang jadi saudara semua jauh-jauh.
Saya : tadi kakek kesini naik apa?
Kakek
: Jalan kaki atau naik truk-truk yang lewat aja dari rumah jam 3 pagi tadi.
Saya : Kakek udah makan?
Kakek
: Belum,,
Ahirnya saya ajak sikakek untuk makan dipinggiran
jalan,,selesainya makan saya pun berangkat kembali diperjalanan si kakek tidak
mau diantar sampai kerumahnya padahal saya ingin melihat sinenek yang kata
sikakek sedang sakit dirumah, kata si
kakek sudah banyak merepotkan biar saya jalan kaki aja, walau saya sudah memakasa untuk mengantarnya sampai kerumah tetapi sikakek tetap bilang sampai laut pakis saja,,ahirnya saya hanya bisa mengantarnya sampai lauk pakis. padahal jarak rumah
sikakek masi 3 jaman dari laut pakis ahirnya saya hanya bisa antar sampai laut
pakis dan memberinya sedikit uang untuk nenti dijalan itupun doanya duh udah ga
habis-habis.wkwkwkw
Ada perkataan sikakek
yang kena banget dihati,
kakek itu bilang : Kakek berharap banget anak kakek bisa pulang
kerumah sekedar liat orang tua masi ada atau sudah meninggal, kakek ga berharap
anak kakek bawa sesuatu kakek hanya mau
mereka menjenguk keadaan orang tua di rumah. Harapan kakek tahun depan semoga
salah 1 dari anak kakek bisa pulang kerumah meski ga tau kakek nantinya masi
ada atau sudah meninggal.
Sejenak saya berfikir gimana kalau nasib orang tua saya
seperti kakek tersebut, betapa durhakanya saya terhaddap orang tua. Harta bisa
dicari tetapi orang tua kalau sudah tidak ada tidak akan bisa dicari kemanapun.
Ayo kawan mulai saat ini luangkan sedikit waktu untuk bisa
berkumpul dengan keluarga dan orang tua sekedar berbagi kebahagiaan dan
kehangatan dalam keluarga,hormati orang tua karena kasi sayang orang tua itu
tidak terbatas dan tidak ada yang bisa menandingi ketulusan hati orang tua
terhadap anaknya.
Abu Hurairoh juga meriwayatkan, bahwa ada seorang lelaki menghadap
Rasulullah SAW. Untuk menayakan siapakah orang yang lebih patut dilakukan
persahabatan dengan baik? Maka jawab Rasulullah SAW. Ibumu. Kemudian ia pun
bertanya lagi : lalu siapa lagi? Jawab beliau tetap : Ibumu. Lalu ia bertanya
lagi: Lalu siapa lagi: Maka kali ini jawab beliau: Ayahmu” ( HR. Bukhari
dan Muslim – Riyadhush Shalihin 9/319 )

